<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Diajengani's Weblog</title>
	<atom:link href="http://diajengani.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diajengani.wordpress.com</link>
	<description>Catatan Harian Bu Guru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2009 03:59:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Guru Juga Manusia oleh masedlolur</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/2009/05/02/guru-juga-manusia/#comment-18</link>
		<dc:creator>masedlolur</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 03:59:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?p=35#comment-18</guid>
		<description>Diajengani, yth.
saya termasuk guru yang setuju dengan opini njenengan
di postingan ini
salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Diajengani, yth.<br />
saya termasuk guru yang setuju dengan opini njenengan<br />
di postingan ini<br />
salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Nanang Kabul Leksono</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/about/#comment-17</link>
		<dc:creator>Nanang Kabul Leksono</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 03:45:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-17</guid>
		<description>sama...mau kementar apa ya...pokoke sukses selalu..amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sama&#8230;mau kementar apa ya&#8230;pokoke sukses selalu..amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tentang Aku oleh Nanang Kabul Leksono</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/tentang-aku/#comment-16</link>
		<dc:creator>Nanang Kabul Leksono</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 03:42:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?page_id=4#comment-16</guid>
		<description>la kerpiye masa tidak tau dirinya sendiri ..coba saja anda ambil cermin dan bercerminlah disitu anda akan menemukan dirimuj yang sebenarnya..hee..eeheeee...ehee...hii....hi...hiii</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>la kerpiye masa tidak tau dirinya sendiri ..coba saja anda ambil cermin dan bercerminlah disitu anda akan menemukan dirimuj yang sebenarnya..hee..eeheeee&#8230;ehee&#8230;hii&#8230;.hi&#8230;hiii</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di televisi vs perkembangan anak oleh yuniar</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/2008/06/01/televisi-vs-perkembangan-anak/#comment-15</link>
		<dc:creator>yuniar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 09:27:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?p=8#comment-15</guid>
		<description>saya pribadi merasa prihatin dimana banyak media yang kurang perduli pada perkembangan jiwa anak,salah satu contoh anak-anak sudah tidak lagi berminat menyanyikan lagu anak,tentu dikarenaka minimnya pengetahuan mereka tentang lagu anak.untuk itulah saya bersama teman2 seperti Papa T Bob (pengarang lagu anak)Bens Leo (pemerhati lagu anak dan musik)Boyke Djohan (seorang pengusaha muda yg sukses dan perduli pada perkembangan jiwa anak) dll.Merasa terpanggil untuk membuat satu wadah yang bertujuan untuk mengembalikan eksistensi lagu anak kepangkuan anak.Wadah ini bernama BERNYANYI BERSAMA BACUSA (3B)yang tertuang dalam 1 album lagu anak2 yang bermakna Cinta lingkungan,Kasih sayang,Rasa syukur kepada Tuhan YME dll,lagu2nya dari anak,untuk anak,dan oleh anak.
Icon BACUSA sendiri merupakan penggalan dari kata Badak Bercula Satu,Binatang asli Indonesia dari ujung kulon yang hampir punah dan kita berkewajiban untuk melestarikan.
Untuk itulah mari kita bergandeng tangan mengajak dan mengarahkan anak untuk menyanyikan lagu anak dan tidak menyanyikan lagu orang dewasa,agar anak dapat menggali potensinya tetap sebagai anak melalui lagu.
Besar harapan kami kiranya pembaca dapat berperan serta dalam bentuk support agar niat kami ini dapat terlakana demi kemajuan anak Indonesia. (0818 701 809)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pribadi merasa prihatin dimana banyak media yang kurang perduli pada perkembangan jiwa anak,salah satu contoh anak-anak sudah tidak lagi berminat menyanyikan lagu anak,tentu dikarenaka minimnya pengetahuan mereka tentang lagu anak.untuk itulah saya bersama teman2 seperti Papa T Bob (pengarang lagu anak)Bens Leo (pemerhati lagu anak dan musik)Boyke Djohan (seorang pengusaha muda yg sukses dan perduli pada perkembangan jiwa anak) dll.Merasa terpanggil untuk membuat satu wadah yang bertujuan untuk mengembalikan eksistensi lagu anak kepangkuan anak.Wadah ini bernama BERNYANYI BERSAMA BACUSA (3B)yang tertuang dalam 1 album lagu anak2 yang bermakna Cinta lingkungan,Kasih sayang,Rasa syukur kepada Tuhan YME dll,lagu2nya dari anak,untuk anak,dan oleh anak.<br />
Icon BACUSA sendiri merupakan penggalan dari kata Badak Bercula Satu,Binatang asli Indonesia dari ujung kulon yang hampir punah dan kita berkewajiban untuk melestarikan.<br />
Untuk itulah mari kita bergandeng tangan mengajak dan mengarahkan anak untuk menyanyikan lagu anak dan tidak menyanyikan lagu orang dewasa,agar anak dapat menggali potensinya tetap sebagai anak melalui lagu.<br />
Besar harapan kami kiranya pembaca dapat berperan serta dalam bentuk support agar niat kami ini dapat terlakana demi kemajuan anak Indonesia. (0818 701 809)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Al Quran Untuk Memaksimalkan Fungsi Otak Anak oleh Ida</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/2008/12/14/al-quran-untuk-memaksimalkan-fungsi-otak-anak/#comment-14</link>
		<dc:creator>Ida</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 03:45:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?p=19#comment-14</guid>
		<description>Saya sudah mencoba anak pertama saya dengan memperdengarkan murottal setiap sebelum saya tidur semasa saya hamil. Alhamulillah, sejak usia 2 tahun anak saya sangat bersemangat untuk belajar membaca IQRA&#039;dan usia 4 tahun sudah lancar membaca Al Qur&#039;an. Sekarang usianya sudah 10 tahun, dia sudah hatam baca Al Qur&#039;an dan semangat dalam belajar tahfid. Semoga kelak bisa menjadi  &quot;Ulul Albab&quot; dan bermanfaat bagi umat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sudah mencoba anak pertama saya dengan memperdengarkan murottal setiap sebelum saya tidur semasa saya hamil. Alhamulillah, sejak usia 2 tahun anak saya sangat bersemangat untuk belajar membaca IQRA&#8217;dan usia 4 tahun sudah lancar membaca Al Qur&#8217;an. Sekarang usianya sudah 10 tahun, dia sudah hatam baca Al Qur&#8217;an dan semangat dalam belajar tahfid. Semoga kelak bisa menjadi  &#8220;Ulul Albab&#8221; dan bermanfaat bagi umat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tentang Aku oleh riziq</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/tentang-aku/#comment-13</link>
		<dc:creator>riziq</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 05:10:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?page_id=4#comment-13</guid>
		<description>katakan padaku siapa dirimu maka aku akan katakan pada dirimu siapa dirimu yang tidak kau kenali</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>katakan padaku siapa dirimu maka aku akan katakan pada dirimu siapa dirimu yang tidak kau kenali</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bahasa Indonesia Tersisih di Negeri Sendiri oleh M Djoko Yuwono</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/2008/12/13/bahasa-indonesia-tersisih-di-negeri-sendiri/#comment-12</link>
		<dc:creator>M Djoko Yuwono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 08:28:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?p=16#comment-12</guid>
		<description>CATATAN BUAT GURU BAHASA INDONESIA

Ini dia, tema yang selalu menarik untuk kita bahas. Kenapa selama ini kita cenderung menyalahkan pihak lain, ketika penggunaan bahasa Indonesia kian tidak tertata? Guru menyalahkan murid, murid menyalahkan guru; kemudian guru dan murid menyalahkan masyarakat umum--termasuk media massa.

Banyak cara, sebenarnya, bisa dilakukan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Tetapi, secara keilmuan, guru bahasa Indonesia memiliki tanggung jawab lebih besar ketimbang masyarakat umum, utamanya dalam melakukan pembinaan langsung terhadap penggunaan bahasa Indonesia sesuai kaidah kebahasaan melalui lembaga pendidikan.

Keluhan bahwa siswa banyak yang tak sepenuhnya mau berkonsentrasi dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia, menurut hemat saya juga menjadi tanggung jawab guru bahasa Indonesia itu sendiri untuk mencari solusinya.

Kritik saya terhadap guru bahasa Indonesia: Selama ini mereka cenderung menekankan pada ajaran yang bersifat teoritis, hafalan, sehingga membuat para peserta ajar jenuh dan tidak bergairah mengikuti pelajaran.

Para guru bahasa Indonesia selama ini hanya mengedepankan kompetensinya dalam hal penguasaan materi pembelajaran untuk ditularkan kepada peserta didik. Ini tidak diimbangi dengan penerapan kompetensi lain yang tak kalah pentingnya yakni pemahaman mereka terhadap landasan dan wawasan pendidikan.

Dalam konteks itu, menurut hemat saya, para guru bahasa Indonesia juga harus memahami filosofi pendidikan, sosilogi pendidikan, psikologi pendidikan, dan lain-lain; termasuk di dalamnya memahami teori belajar, memahami perkembangan peserta didik, dan memahami pendekatan sistem dalam pendidikan.

Dengan begitu, seorang guru bahasa Indonesia tak saja merasa cukup dengan “memaksa” peserta didik untuk menyimak, berbicara, membaca, dan menulis materi yang diajarkannya.

Untuk mengajarkan fonologi, morfologi, sintaksis, semantik dan lain-lain, misalnya, sejauh yang bisa saya amati selama ini, para guru umumnya cuma bisa “memaksa” peserta didik untuk menghafal. Semua peserta didik diperlakukan sama. Guru tidak kreatif.

Apa yang harus dilakukan? Sebelum menyalahkan peserta didik, menurut saya, para guru bahasa Indonesia harus pula mampu melakukan hal-hal sbb:

    * Mengembangkan perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia secara baik dan konsisten;
    * Mengidentifikasi karakteristik peserta didik;
    * Mengembangkan materi pembelajaran;
    * Mengembangkan metode, media, dan sumber belajar;
    * Menentukan strategi pembelajaran;
    * Memiliki keterampilan dasar-dasar pembelajaran;


Apakah hal-hal seperti itu sudah dilakukan secara konsisten dan penuh dedikasi? Mohon tanggapan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>CATATAN BUAT GURU BAHASA INDONESIA</p>
<p>Ini dia, tema yang selalu menarik untuk kita bahas. Kenapa selama ini kita cenderung menyalahkan pihak lain, ketika penggunaan bahasa Indonesia kian tidak tertata? Guru menyalahkan murid, murid menyalahkan guru; kemudian guru dan murid menyalahkan masyarakat umum&#8211;termasuk media massa.</p>
<p>Banyak cara, sebenarnya, bisa dilakukan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Tetapi, secara keilmuan, guru bahasa Indonesia memiliki tanggung jawab lebih besar ketimbang masyarakat umum, utamanya dalam melakukan pembinaan langsung terhadap penggunaan bahasa Indonesia sesuai kaidah kebahasaan melalui lembaga pendidikan.</p>
<p>Keluhan bahwa siswa banyak yang tak sepenuhnya mau berkonsentrasi dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia, menurut hemat saya juga menjadi tanggung jawab guru bahasa Indonesia itu sendiri untuk mencari solusinya.</p>
<p>Kritik saya terhadap guru bahasa Indonesia: Selama ini mereka cenderung menekankan pada ajaran yang bersifat teoritis, hafalan, sehingga membuat para peserta ajar jenuh dan tidak bergairah mengikuti pelajaran.</p>
<p>Para guru bahasa Indonesia selama ini hanya mengedepankan kompetensinya dalam hal penguasaan materi pembelajaran untuk ditularkan kepada peserta didik. Ini tidak diimbangi dengan penerapan kompetensi lain yang tak kalah pentingnya yakni pemahaman mereka terhadap landasan dan wawasan pendidikan.</p>
<p>Dalam konteks itu, menurut hemat saya, para guru bahasa Indonesia juga harus memahami filosofi pendidikan, sosilogi pendidikan, psikologi pendidikan, dan lain-lain; termasuk di dalamnya memahami teori belajar, memahami perkembangan peserta didik, dan memahami pendekatan sistem dalam pendidikan.</p>
<p>Dengan begitu, seorang guru bahasa Indonesia tak saja merasa cukup dengan “memaksa” peserta didik untuk menyimak, berbicara, membaca, dan menulis materi yang diajarkannya.</p>
<p>Untuk mengajarkan fonologi, morfologi, sintaksis, semantik dan lain-lain, misalnya, sejauh yang bisa saya amati selama ini, para guru umumnya cuma bisa “memaksa” peserta didik untuk menghafal. Semua peserta didik diperlakukan sama. Guru tidak kreatif.</p>
<p>Apa yang harus dilakukan? Sebelum menyalahkan peserta didik, menurut saya, para guru bahasa Indonesia harus pula mampu melakukan hal-hal sbb:</p>
<p>    * Mengembangkan perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia secara baik dan konsisten;<br />
    * Mengidentifikasi karakteristik peserta didik;<br />
    * Mengembangkan materi pembelajaran;<br />
    * Mengembangkan metode, media, dan sumber belajar;<br />
    * Menentukan strategi pembelajaran;<br />
    * Memiliki keterampilan dasar-dasar pembelajaran;</p>
<p>Apakah hal-hal seperti itu sudah dilakukan secara konsisten dan penuh dedikasi? Mohon tanggapan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MENJADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK DENGAN HADIRNYA ANAK oleh senopatiarthur</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/2008/12/17/menjadi-pribadi-yang-lebih-baik-dengan-hadirnya-anak/#comment-11</link>
		<dc:creator>senopatiarthur</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 04:34:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?p=23#comment-11</guid>
		<description>Promosikan artikel anda di &lt;a href=&quot;http://www.infogue.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;www.infogue.com&lt;/a&gt;. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur &lt;a href=&quot;http://www.infogue.com/info/cinema/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;info cinema&lt;/a&gt;, &amp; &lt;a href=&quot;http://www.infogue.com/game_online&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;game online&lt;/a&gt; untuk para netter Indonesia. Salam!
http://keluarga.infogue.com/menjadi_pribadi_yang_lebih_baik_dengan_hadirnya_anak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Promosikan artikel anda di <a href="http://www.infogue.com/" rel="nofollow">http://www.infogue.com</a>. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur <a href="http://www.infogue.com/info/cinema/" rel="nofollow">info cinema</a>, &amp; <a href="http://www.infogue.com/game_online" rel="nofollow">game online</a> untuk para netter Indonesia. Salam!<br />
<a href="http://keluarga.infogue.com/menjadi_pribadi_yang_lebih_baik_dengan_hadirnya_anak" rel="nofollow">http://keluarga.infogue.com/menjadi_pribadi_yang_lebih_baik_dengan_hadirnya_anak</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Al Quran Untuk Memaksimalkan Fungsi Otak Anak oleh bachrudin</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/2008/12/14/al-quran-untuk-memaksimalkan-fungsi-otak-anak/#comment-8</link>
		<dc:creator>bachrudin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 04:22:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?p=19#comment-8</guid>
		<description>apik kuweh mas, jajal aku dikirimi donga utawa artikel pendidikan anak sing uptodate maning...
suapaya anak ora nyanteng, tur mbeler..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apik kuweh mas, jajal aku dikirimi donga utawa artikel pendidikan anak sing uptodate maning&#8230;<br />
suapaya anak ora nyanteng, tur mbeler..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Al Quran Untuk Memaksimalkan Fungsi Otak Anak oleh sunevening</title>
		<link>http://diajengani.wordpress.com/2008/12/14/al-quran-untuk-memaksimalkan-fungsi-otak-anak/#comment-7</link>
		<dc:creator>sunevening</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 14:12:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diajengani.wordpress.com/?p=19#comment-7</guid>
		<description>penemuan yang fenomenal.Al-Quran is the solution for human resources improvement.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>penemuan yang fenomenal.Al-Quran is the solution for human resources improvement.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
